LEUKEMIA GRANULOSITIK KRONIK PDF

leukemia granulositik kronik Makalah Leukemia Limfositik Kronik. Makalah Leukemia Limfositik Kronik. Leukemia Myeloid Kronik. ppt LMK. Leukemia. Chronic Myeloid Leukemia (CML) is caused by the BCR-ABL tyrosine kinase, the Leukemia Granulositik Kronik (LGK) disebabkan oleh gen BCR-Abl domain. Hubungan Gambaran Klinis dan Laboratorium Hematologis antara Leukemia Granulositik Kronik Ph (+)/BCR-ABL (+) dengan Bentuk Kelainan Ph/BCR-ABL.

Author: Dozilkree Nikoktilar
Country: Martinique
Language: English (Spanish)
Genre: Finance
Published (Last): 22 October 2006
Pages: 207
PDF File Size: 16.87 Mb
ePub File Size: 19.66 Mb
ISBN: 483-7-97770-285-8
Downloads: 98068
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Aracage

leukemia granulositik kronis dengan AIHA

lsukemia Inspeksi ekstremitas Tidak ditemukan adanya tanda-tanda udem. Diagnosis CML didasarkan pada temuan histopatologi dalam darah perifer dan Philadelphia Ph kromosom dalam sel sumsum tulang. Calon pasien harus ditawarkan prosedur ini jika mereka memiliki donor terkait cocok atau singlet antigen cocok tersedia.

FA Davis Company; Sedangkan di negara barat leukemia kronis lebih banyak dijumpai dalam bentuk leukemia limfositik kronis. Terdapat perkembangan kloroma inti padat dari leukemia di luar sumsum tulang Diagnosis Banding 1.

Peningkatan tersebut telah dihasilkan dari diagnosis dini, terapi ditingkatkan dengan interferon dan transplantasi sumsum tulang, dan perawatan suportif yang lebih baik.

Leukemia jenis ini sering menyerang individu setengah baya. Tujuan utama dari pengobatan selama fase ini adalah untuk mengendalikan gejala dan komplikasi granulosutik anemia, trombositopenia, leukositosis, dan splenomegali. Hepatomegali biasanya bagian dari hematopoiesis extramedular terjadi di limpa. Terapi CML tergantung pada fase penyakitnya, meliputi pemberian sitostatika, splenektomi, serta cangkok sumsum tulang.

Leukemia Granulositik Kronik – PDF Free Download

Nefron ginjal rusak akibat – keganasan leukosit sehingga tidak merespon baik ADH dan timbul diabetes insipidus. Diawali dengan splenomegali, kelebihan sel-sel darah yang diproduksi saat keadaan LGK sebagian berakumulasi di limpa.

Hemosiderin sumsum tulang juga dapat dinilai menggunakan pewarnaan Prussian Blue dan pada anemia defisiensi besi akan didapati hemosiderin sumsum tulang berkurang atau kosong.

  ENIGMA OF AMIGARA FAULT PDF

Oleh karena itu, anamnesis lebih ke arah mengeliminasi diagnosis-diagnosis banding yang mungkin muncul untuk mendapatkan diagnosis kerja atau diagnosis pastinya. Riwayat Penyakit Keluarga Pasien mengaku tidak ada yang sakit seperti ini di keluarganya d. Pada fase kronis, pasien sering mengeluh pembesaran limpa, atau merasa cepat kenyang akibat desakan limpa terhadap lambung. Kebanyakan pasien mencapai remisi hematologi dalam waktu bulan.

Pembahasan Anamnesis Anamnesis detail sangat granluositik pada kasus keganasan karena gejala tidak jelas dan menyerupai penyakit-penyakit lain. Sumsum tulang gagal memproduksi sel – darah merah dalam umlah yang memadai, yaitu: Leukemia Limfositik Kronik Full description.

Keluhan yang sering dijumpai: Patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit. Perbedaan reaksi leukemia leukmeia leukemia kronik Reaksi Leukemoid Etiologi jelas Tidak ada splenomegali Jarang disertai anemia Tidak disertai trombositopenia Tidak dijumpai basofilia, eosinofilia, atau Leukemia Kronik Etiologi tidak jelas Dijumpai splenomegali Disertai anemia Dapat disertai trombositopenia Sering dijumpai basofilia, eosinofilia, monositosis monositosis Aktivitas Neutrofil Alkaline Phosphatase Aktivitas NAP rendah NAP meningkat Sumsum tulang hiperplastik, penekanan aktivitas seri lain 2.

Komplikasi Penyakit keganasan dapat menimbulkan komplikasi bahkan kematian. Diagnosis Berdasarkan hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, dan penunjang, pasien didiagnosis kerja dengan penyakit Leukemia Granulositik Kronik. Pada beberapa pasien yang ada dalam fase akselerasi, atau fase akut dari penyakit melewatkan fase kronisperdarahan, petechiae, ekimosis dan mungkin merupakan gejala menonjol.

Pasien juga mengeluh sering demam dan keringat dingin terutama pada malam hari. Hepatomegali juga terjadi, meskipun kurang umum daripada splenomegali.

Leukemia Granulositik Kronik

Leukemia myeloid kronis, Ph negatif. Pasien sering memiliki gejala yang krojik dengan pembesaran limpa, hati, atau keduanya. Limpa besar dapat mengganggu pada lambung dan menyebabkan cepat kenyang sehingga asupan makanan berkurang.

Idealnya, harus dilakukan dalam tahap kronis dari penyakit daripada pada fase transformasi atau krisis blast. Obat ini hanya menyebabkan durasi singkat myelosupresi, dengan demikian, bahkan jika jumlah sel lebih rendah daripada yang dimaksudkan, leukemoa pengobatan atau mengurangi dosis biasanya mengontrol jumlah darah. Reaksi Leukemoid Reaksi leukemia merupakan respons leukosit secara berlebihan mengakibatkan dilepaskannya leukosit baik yang muda maupun yang matang ke dalam darah tepi dalam darah tepi dalam jumlah berlebihan.

  GETE PATNJE MLADOG VERTERA PDF

Jilid ke-1 dan ke Limpa yang membesar juga dapat dikaitkan dengan keadaan hipermetabolik, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan kronis. Sel yang paling reaktif adalah granulosit. Dengan krobik yang lebih kecil, penyakit ini dapat pula menimpa semua kalangan umur. Gen ini juga mempercepat pembelahan sel sehingga ganas dan manifestasi klinisnya membahayakan.

leukemia granulositik kronis dengan AIHA

Diagnosis CML ditegakkan melalui pemeriksaan hapusan darah tepi dan analisis sumsum tulang. Sel induk pluripoten yang dimaksud pada penyakit ini adalah sel myeloblas yang akan menghasilkan leukosit yang bergranul yaitu basofil, eosinofil, dan netrofil. Your consent to our cookies if you grahulositik to use this website.

Bila saat diagnosa ditegakkan pasien berada pada fase kronis, maka kelangsungan hidup berkisar antara 1 sampai 1,5 tahun. Umumnya LGK mengenai usia pertengahan dengan puncak umur 45 tahun. Buku ajar ilmu penyakit dalam. Sap Leukemia Full description. Hal ini ditandai oleh kelainan sitogenetika terdiri dari translokasi timbal balik krronik lengan panjang kromosom 22 dan 9.

Namun, efek myelosupresi dapat terjadi jauh di kemudian hari dan bertahan lama, yang membuat mempertahankan angka dalam batas normal lebih sulit.

Apabila dibuat urutan berdasarkan keluhan yang diutarakan oleh pasien, maka seperti terlihat pada Tabel 1.